GARISBAWAH.COM, JAKARTA — Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Al Washliyah, H. Saibal Putra, mengapresiasi langkah aparat gabungan dalam memberantas peredaran gelap narkotika melalui operasi serentak di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10/2026).
Operasi tersebut melibatkan sejumlah unsur, antara lain Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Penindakan ini merupakan bagian dari upaya aparat untuk memutus mata rantai peredaran narkotika dan menekan dampaknya terhadap masyarakat, khususnya generasi muda.
Saibal Putra menilai langkah terpadu tersebut menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
“Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah sangat mengapresiasi dan mendukung penuh ketegasan tim gabungan. Ini merupakan langkah konkret yang sangat dinantikan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya,” ujar Saibal Putra dalam keterangan persnya, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan konsistensi penegakan hukum serta dukungan berbagai elemen masyarakat. Karena itu, operasi penindakan perlu diiringi langkah pencegahan dan edukasi agar masyarakat, terutama kalangan pemuda, semakin memahami bahaya narkotika.
Operasi tersebut disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Dalam pelaksanaan operasi di Kampung Ambon, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Kristian P. Siagian, menegaskan komitmen aparat untuk memberantas peredaran narkoba secara berkelanjutan.
“Saat ini operasi kami lakukan di seluruh Indonesia. Serentak, arahan Presiden kepada Kapolri sudah jelas, kami maknai dan kami tidak akan tidur. Kami tidak akan tidur, masyarakat di hati kami. Kami akan berantas mata rantai narkoba,” tegas Kristian pada Jumat (9/10/2026).
Menanggapi langkah tersebut, PP GP Al Washliyah menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan aparat penegak hukum melalui kegiatan edukasi dan pencegahan di tengah masyarakat. Peran organisasi kepemudaan dinilai penting untuk memperkuat kesadaran kolektif mengenai bahaya narkotika serta mendorong lingkungan yang aman bagi generasi muda.
PP GP Al Washliyah berharap upaya pemberantasan narkoba dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan, dengan mengedepankan penegakan hukum, pencegahan, serta partisipasi masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kepemudaan, dan masyarakat, upaya mewujudkan generasi muda yang sehat dan produktif diharapkan dapat mendukung cita-cita Indonesia Emas yang bebas dari ancaman narkoba.

