Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tragedi Aris Sanda di Papua, GP Al Washliyah Kecam Keras KKB dan Dukung TNI-Polri Bertindak Tegas
    • Pergantian Mendadak, Kredibilitas Fiskal, dan Pertanyaan yang Harus Dijawab Presiden
    • Cegah Narkoba dari Kalangan Pemuda, GP Al Washliyah Sumut Dorong Gerakan Kewirausahaan
    • Siap Gelar Demo Besar-besaran, GM FKPPI dan Satgas Sumut Desak Polisi Bongkar Dugaan Penyerangan di Capital Building Medan
    • KAHMI Medan Butuh Imam Pembawa Gagasan, Bukan Sekadar Seremonial
    • Perkuat Tata Kelola dan Standar Global, PTPN IV PalmCo Akselerasi Sertifikasi di Seluruh Regional
    • Perkara PT TSI-Bank Mandiri, MAKI Sumut Pertanyakan Pengawasan dan Tanggung Jawab OJK
    • Tiga Korban, Empat Karyawan Hilang Kontak, Pemuda Muhammadiyah Sumut Desak Kebakaran PT Evyap Diusut Menyeluruh
    Facebook X (Twitter) Instagram
    garisbawahgarisbawah
    • Home
    • Nasional
    • Sumut
    • Medan
    • Politik
    • Opini
    • Peristiwa
    • Gaya Hidup
    garisbawahgarisbawah
    Home»Inspirasi»Dulu Nangis Minta Keyboard, Anak Wartawan Ini Kini Jadi Saxophoneist dan Sandang Gelar S.Pd
    Inspirasi

    Dulu Nangis Minta Keyboard, Anak Wartawan Ini Kini Jadi Saxophoneist dan Sandang Gelar S.Pd

    Garis BawahBy Garis Bawah29 Agustus 2026 Inspirasi
    Inkaregar (tengah) didampingi kedua orangtuanya usai mengikuti prosesi wisuda dan meraih gelar S.Pd. dari Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan (Unimed), Jumat (28/8). Inkaregar merupakan saxophoneist muda yang aktif di dunia musik, pendidikan, dan organisasi. (Dok/Ist)

    GARISBAWAH.COM, MEDAN — Dulu, Ulisah Inka Melia Putri Siregar kecil harus menangis untuk meminta orang tuanya membelikan keyboard. Kini, perempuan yang akrab disapa Inkaregar itu justru telah tumbuh menjadi seorang saxophoneist sekaligus menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dari Universitas Negeri Medan (Unimed).

    Inkaregar resmi diwisuda dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unimed, Jumat (28/8), di Auditorium kampus tersebut. Ia menyelesaikan kuliahnya dalam waktu tiga tahun 10 bulan dengan IPK 3,84.

    Putri bungsu dari dua bersaudara pasangan H. Maruli Agus Salim, seorang wartawan, dan Nurhafsah Ritonga, seorang guru, itu memang sudah akrab dengan musik sejak duduk di bangku sekolah dasar.

    “Saya masih ingat, harus menangis minta dibeliin keyboard, biola, seruling bambu dan gitar,” kenang Inkaregar.

    Alumni SDN 101773 Kolam, Percut Sei Tuan, dan SMP Prayatna Medan tersebut bahkan sudah mampu memainkan keyboard sejak kelas I SD. Kecintaan itu terus berkembang hingga mengantarkannya menempuh pendidikan di SMK Negeri 11 Medan dan kemudian melanjutkan ke Unimed.

    Di sela perkuliahan, Inkaregar juga aktif menjalani berbagai kegiatan. Ia sempat menjadi tenaga pengajar di SMA Sinar Husni Medan, presenter salah satu kanal media di Medan, Master of Ceremony (MC), serta tampil mengisi live music di sejumlah kafe dan restoran.

    Kesibukannya semakin lengkap dengan aktivitas organisasi. Inkaregar aktif sebagai kader dan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Unimed.

    Meski memiliki banyak aktivitas, ia mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik. Baginya, kunci menjalani berbagai kesibukan tersebut adalah kemampuan mengatur waktu.

    “Semua yang saya lakukan baik sebagai pekerja, mahasiswa maupun kader PMII adalah proses belajar membangun karakter diri,” katanya.

    Kecintaannya terhadap musik juga dituangkan dalam karya akademik. Skripsinya mengangkat judul “Efektivitas Musik Dangdut sebagai Terapi terhadap Emosi dan Kesehatan Mental di RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem Medan.”

    Inkaregar mengaku keberhasilannya menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari dukungan kedua orang tuanya.

    “Ayah, khususnya Bunda saya cukup mendukung, itu mungkin menjadi nilai lebih keseriusan menyelesaikan studi saya,” ujarnya.

    Momen wisuda pun terasa semakin istimewa ketika puluhan sahabatnya dari PMII datang memberikan ucapan selamat di halaman Auditorium Unimed. Kehadiran rekan-rekan seperjuangannya itu menjadi salah satu momen yang paling mengharukan bagi Inkaregar.

    “Bagi saya wisuda ini hanya seremonial akademik, tapi justru membuat saya bangga dan terharu. Adalah kedatangan sahabat-sahabat warga Pergerakan,” katanya.

    Setelah menyandang gelar S.Pd., Inkaregar belum ingin berhenti belajar. Ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang magister yang linear dengan pendidikan musik.

    “Rencananya begitu, saat ini saya masih mempertimbangkan agar bisa kuliah lagi di Program Master yang linear dengan pendidikan musik,” katanya.

    Ia berharap kelak dapat menjadi tenaga pengajar di perguruan tinggi, sembari tetap berkarya dan menekuni dunia musik yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

    Bagi Inkaregar, perjalanan dari seorang anak yang dulu menangis meminta alat musik hingga akhirnya menjadi sarjana bukan sekadar pencapaian akademik. Musik, pendidikan, pekerjaan dan organisasi telah menjadi ruang baginya untuk terus belajar dan membangun karakter diri. (red)

    jurnalis kisah inspiratif mahasiswa seniman unimed wartawan
    Share. Facebook Telegram Email WhatsApp Threads

    Berita Terkait

    Cegah Narkoba dari Kalangan Pemuda, GP Al Washliyah Sumut Dorong Gerakan Kewirausahaan

    13 September 2026

    Siap Gelar Demo Besar-besaran, GM FKPPI dan Satgas Sumut Desak Polisi Bongkar Dugaan Penyerangan di Capital Building Medan

    12 September 2026

    Perkara PT TSI-Bank Mandiri, MAKI Sumut Pertanyakan Pengawasan dan Tanggung Jawab OJK

    10 September 2026
    Berita Terbaru
    Jakarta

    Tragedi Aris Sanda di Papua, GP Al Washliyah Kecam Keras KKB dan Dukung TNI-Polri Bertindak Tegas

    By Garis Bawah19 September 20263

    GARISBAWAH.COM, JAKARTA — Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GP Al Washliyah) mengecam keras…

    Pergantian Mendadak, Kredibilitas Fiskal, dan Pertanyaan yang Harus Dijawab Presiden

    15 September 2026

    Cegah Narkoba dari Kalangan Pemuda, GP Al Washliyah Sumut Dorong Gerakan Kewirausahaan

    13 September 2026

    Siap Gelar Demo Besar-besaran, GM FKPPI dan Satgas Sumut Desak Polisi Bongkar Dugaan Penyerangan di Capital Building Medan

    12 September 2026
    Sosial Media
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube
    • TikTok
    GarisBawah
    GarisBawah

    Memberikan informasi terpercaya dan akurat.

    Facebook Instagram YouTube TikTok
    Pilihan

    Tragedi Aris Sanda di Papua, GP Al Washliyah Kecam Keras KKB dan Dukung TNI-Polri Bertindak Tegas

    19 September 2026

    Pergantian Mendadak, Kredibilitas Fiskal, dan Pertanyaan yang Harus Dijawab Presiden

    15 September 2026

    Cegah Narkoba dari Kalangan Pemuda, GP Al Washliyah Sumut Dorong Gerakan Kewirausahaan

    13 September 2026
    Populer

    Praktisi Hukum Irham Lubis, M.H Soroti Kinerja Bupati Madina, Dorong Kerja Nyata untuk Masyarakat

    27 Agustus 202677

    Dulu Nangis Minta Keyboard, Anak Wartawan Ini Kini Jadi Saxophoneist dan Sandang Gelar S.Pd

    29 Agustus 202638

    YSW Merdeka Cup 2026: 48 Tim Adu Strategi dalam Tournament Truf Gembira di Cempaka Putih

    23 Agustus 202633
    © 2026 garisbawah.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.