garisbawah.com, JAKARTA — Pernyataan Ketua Umum Relawan Projo sekaligus mantan Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, yang menyinggung kemungkinan dinamika politik bergerak lebih cepat dari Pemilu 2029 tengah viral di media sosial dan memicu perbincangan publik.
Pernyataan tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah Guru Besar Hukum Tata Negara Denny Indrayana melalui akun Instagram pribadinya, @dennyindrayana99. Dalam video itu, Budi Arie terlihat berbicara di hadapan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan para relawan.
“Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi. ‘Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?’ Apakah kita mau? Belum tentu kita mau, kita masih ngomong pemilu 2029-pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?” kata Budi Arie.
Pernyataan tersebut langsung disambut seruan “siap” dari para peserta yang hadir.
Budi Arie kemudian mengaitkan pandangannya dengan kondisi sosial-ekonomi dan dinamika masyarakat saat ini. Ia menilai berbagai kemungkinan perlu ikut diperhitungkan, tidak hanya skenario politik hingga 2029.
“Potensi itu bukan tidak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini yang betul-betul tidak membuat masyarakat happy,” kata Budi Arie.
“Insting saya ini ada sesuatu yang lebih cepat dari yang kita bayangkan. Karena itu saya mau membuka wacana saja teman-teman. Supaya berpikir jangan hanya berpikir 2029, harus ada pikiran lain alternatif apabila terjadi percepatan jalan,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut kemudian memunculkan beragam reaksi dan spekulasi di media sosial, terutama terkait maksud Budi Arie mengenai kemungkinan “percepatan” sebelum Pemilu 2029.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal DPP Projo Freddy Alex Damanik menjelaskan bahwa video yang beredar tidak menampilkan konteks pembicaraan secara utuh.
“Forum tersebut diadakan sebagai acara silaturahmi dalam rangka bulan kemerdekaan Republik Indonesia antara Bapak Jokowi dengan para relawannya,” ucap Freddy dalam keterangannya.
Freddy menjelaskan, forum tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai situasi kebangsaan. Para relawan menyampaikan berbagai pandangan dan masukan kepada Jokowi untuk memetakan persoalan serta mencari solusi terhadap dinamika yang berkembang.
Menurut Freddy, Jokowi mendengarkan berbagai pandangan tersebut sebelum memberikan tanggapan.
“Pak Jokowi menyampaikan agar semua tetap tenang. Situasi baik-baik saja, ekonomi masih tumbuh baik, inflasi terkendali, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan,” pungkasnya.
Menurut Projo, pembicaraan mengenai kemungkinan percepatan tersebut merupakan bagian dari diskusi mengenai berbagai skenario dan kemungkinan, bukan pengumuman resmi mengenai perubahan jadwal Pemilu 2029. (red)

