Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • BPC HIPMI Labuhanbatu Bagikan Masker kepada Masyarakat di Tengah Kepungan Asap di Rantauprapat
    • Sekjen PP GP Al Washliyah Apresiasi Operasi Gabungan Pemberantasan Narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos
    • Soroti Dugaan Penyimpangan Rp73,8 Miliar di PT PSU, FKMM Sumut Geruduk Kejatisu
    • Aminullah Siagian Terima Mandat Forum Alumni UINSU Jabodetabek, Siapkan Penguatan Jejaring Alumni
    • Pencurian TBS Sawit Dinilai Terorganisir, Petani dan Pekerja Minta Penegakan Hukum Diperkuat
    • Siswa MAN Karo Raih Gold Medal WICE 2026 Malaysia Lewat ECORED
    • Tragedi Aris Sanda di Papua, GP Al Washliyah Kecam Keras KKB dan Dukung TNI-Polri Bertindak Tegas
    • Pergantian Mendadak, Kredibilitas Fiskal, dan Pertanyaan yang Harus Dijawab Presiden
    Facebook X (Twitter) Instagram
    garisbawahgarisbawah
    • Home
    • Nasional
    • Sumut
    • Medan
    • Politik
    • Opini
    • Peristiwa
    • Gaya Hidup
    garisbawahgarisbawah
    Home»Medan»Revolusi Pajak Kuliner Medan: Rico Waas Optimalkan Transparansi lewat QRESTO
    Medan

    Revolusi Pajak Kuliner Medan: Rico Waas Optimalkan Transparansi lewat QRESTO

    garisbawahBy garisbawah14 Juli 2026 Medan

    garisbawah.com/, Medan- Industri kuliner di Kota Medan kini tidak hanya dituntut untuk tampil estetik dan menawarkan cita rasa juara, tetapi juga harus selaras dengan tata kelola keuangan yang profesional.

    Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa kemajuan usaha harus dibarengi dengan sistem pembayaran pajak yang modern, transparan, dan terdigitalisasi.

    Langkah konkret yang kini didorong Pemko Medan adalah penerapan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO) Inovasi ini digadang-gadang menjadi jawaban atas kebutuhan sistem pelaporan pajak yang praktis bagi para pelaku usaha restoran dan kafe.

    Dalam pembukaan Sosialisasi Sistem Pembayaran QRESTO dan High Level Meeting TP2DD di Hotel Aryaduta Medan, Kamis (9/7/2026), Rico Waas menyampaikan pandangannya yang cukup menohok.

    “Kalau bangun restoran sudah menggunakan arsitek, desainer interior, hingga manajemen yang profesional, maka sistem pembayarannya pun harus profesional. Jangan sampai usaha sudah maju, tetapi tata kelola pajaknya masih tertinggal,” ujar Rico.

    Menurutnya, masyarakat masa kini semakin kritis. Mereka ingin memastikan bahwa pajak yang mereka bayarkan dikelola dengan jujur. Di sinilah QRESTO berperan sebagai solusi yang memberikan kepastian, meningkatkan kepercayaan publik, serta meminimalisir potensi kebocoran pajak daerah.

    Sistem ini dirancang untuk memudahkan pelaku usaha, bukan menambah beban. Dengan QRESTO,

    Pajak yang dibayarkan konsumen dipisahkan secara otomatis dari omzet usaha pada setiap transaksi.

    Alur pembayaran menjadi lebih jelas, mudah diawasi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara digital.

    Mencerminkan komitmen restoran terhadap transparansi, yang nantinya akan meningkatkan nilai kepercayaan di mata konsumen maupun investor.

    Rico Waas memiliki visi besar agar Kota Medan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan sistem pembayaran pajak restoran secara terintegrasi penuh. Jika berhasil, ini akan menjadi benchmark atau contoh bagi daerah lain, sekaligus memperkuat citra Medan sebagai kota ramah investasi dengan tata kelola pemerintahan yang modern.

    Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, melaporkan bahwa sosialisasi ini diikuti 65 wajib pajak non grup dan 35 wajib pajak grup yang menjangkau 459 penerima manfaat. Harapannya, tercipta persepsi yang sama antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha demi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Implementasi QRESTO adalah solusi digital untuk mempermudah administrasi usaha sekaligus mendorong kemandirian keuangan daerah,” tutup Agha.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPwBI Sumut), Perwakilan PT. Bank Sumut dan jajaran, Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sumatera Utara, Melky Maydiroy Waas serta para pelaku usaha restoran dan kafe di Kota Medan.

    Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sosialisasi yang menghadirkan sejumlah narasumber dari Pemerintah Kota Medan, Bank Sumut, dan Bank Indonesia. Project Manager Digital Banking Bank Sumut, Harry Alshufie, menjelaskan mekanisme penggunaan sistem QRESTO berbasis split payment, disusul pemaparan Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah Bapenda Kota Medan, Popy Maya Syafira, mengenai tahapan implementasi dan pendampingan kepada pelaku usaha. Sementara itu, Deputi Kepala Divisi Sistem Pembayaran Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Angsoka Yorintha Paundrailingga, menyampaikan dukungan Bank Indonesia terhadap percepatan digitalisasi transaksi daerah melalui pemanfaatan QRIS dan sistem pembayaran digital.

    Para pelaku usaha restoran dan kafe memanfaatkan sesi diskusi untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait implementasi QRESTO, mulai dari mekanisme transaksi, proses integrasi dengan sistem pembayaran, hingga manfaat yang akan diperoleh dalam mendukung kepatuhan perpajakan dan kemudahan berusaha di Kota Medan. (grs)

    kemajuan usaha Rico Waas sistem modern sistem pembayaran pajak terdigitalisasi transparan Wali Kota Medan
    Share. Facebook Telegram Email WhatsApp Threads

    Berita Terkait

    Soroti Dugaan Penyimpangan Rp73,8 Miliar di PT PSU, FKMM Sumut Geruduk Kejatisu

    9 Oktober 2026

    Aminullah Siagian Terima Mandat Forum Alumni UINSU Jabodetabek, Siapkan Penguatan Jejaring Alumni

    8 Oktober 2026

    Cegah Narkoba dari Kalangan Pemuda, GP Al Washliyah Sumut Dorong Gerakan Kewirausahaan

    13 September 2026
    Berita Terbaru
    Labuhanbatu

    BPC HIPMI Labuhanbatu Bagikan Masker kepada Masyarakat di Tengah Kepungan Asap di Rantauprapat

    By Garis Bawah16 Oktober 202613

    GARISBAWAH.COM, RANTAUPRAPAT – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda…

    Sekjen PP GP Al Washliyah Apresiasi Operasi Gabungan Pemberantasan Narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos

    12 Oktober 2026

    Soroti Dugaan Penyimpangan Rp73,8 Miliar di PT PSU, FKMM Sumut Geruduk Kejatisu

    9 Oktober 2026

    Aminullah Siagian Terima Mandat Forum Alumni UINSU Jabodetabek, Siapkan Penguatan Jejaring Alumni

    8 Oktober 2026
    Sosial Media
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube
    • TikTok
    GarisBawah
    GarisBawah

    Memberikan informasi terpercaya dan akurat.

    Facebook Instagram YouTube TikTok
    Pilihan

    BPC HIPMI Labuhanbatu Bagikan Masker kepada Masyarakat di Tengah Kepungan Asap di Rantauprapat

    16 Oktober 2026

    Sekjen PP GP Al Washliyah Apresiasi Operasi Gabungan Pemberantasan Narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos

    12 Oktober 2026

    Soroti Dugaan Penyimpangan Rp73,8 Miliar di PT PSU, FKMM Sumut Geruduk Kejatisu

    9 Oktober 2026
    Populer

    Praktisi Hukum Irham Lubis, M.H Soroti Kinerja Bupati Madina, Dorong Kerja Nyata untuk Masyarakat

    27 Agustus 202678

    Dulu Nangis Minta Keyboard, Anak Wartawan Ini Kini Jadi Saxophoneist dan Sandang Gelar S.Pd

    29 Agustus 202638

    YSW Merdeka Cup 2026: 48 Tim Adu Strategi dalam Tournament Truf Gembira di Cempaka Putih

    23 Agustus 202633
    © 2026 garisbawah.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.